Setelah Bali, Kini AQUA & Octopus Hadir Atasi Masalah Sampah Plastik di Bandung

Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) AQUA bersama aplikasi “Octopus” kini hadir menanggulangi masalah pengolahan sampah plastik di kota Bandung, Jawa Barat. Sebelum Bandung, keduanya telah berkolaborasi untuk menanggulangi masalah pengolahan sampah plastik di Pulau Bali, tepatnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung pada 2020. Program kerja sama tersebut menjadi wujud dukungan AQUA kepada pemerintah setempat untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah plastik, dan menjadi upaya AQUA untuk menggalangkan sirkular ekonomi di Indonesia.

Octopus merupakan sebuah aplikasi pengumpulan kemasan bekas yang menyediakan layanan pengangkutan botol dan gelas plastik melalui pemberdayaan pemulung dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan kemasan bekas. Octopus juga memudahkan mitra pemulungnya untuk mengumpulkan kemasan bekas dan membawanya ke jaringan daur ulang atau recycling business unit (RBU). Sama seperti di Bali, program kerja sama dan Octopus di Bandung juga akan dilakukan dengan cara memberdayakan pemulung sebagai pelestari.

AQUA dan Octopus optimis akan mampu meningkatkan taraf hidup pelaku persampahan di sektor informal, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Menargetkan sebanyak 5.000 user atau pengguna di Bandung, serta 200 orang pelestari yang tersebar di 150 checkpoint di Bandung, kini program AQUA dan Octopus sudah memberdayakan lebih dari 1.400 orang pelestari di 200 checkpoint dan memiliki 14.000 orang user . Sejak 2020, AMDK telah memiliki enam jaringan daur ulang atau RBU yang tersebar di Tangerang Selatan, Bali, Lombok, dan Bandung.

Sampah bekas kemasan, termasuk botol botol plastik, akan dipilah, dicacah, dan dicuci sampai bersih di RBU agar dapat dijadikan campuran bahan pembuatan botol plastik baru. Saat ini, 70% produk AQUA menggunakan kemasan galon yang dapat digunakan kembali, dan seluruh botol plastik AQUA telah mengandung material daur ulang hingga 25%. AQUA juga turut serta mendukung ambisi Indonesia untuk mengurangi sampah ke lautan hingga 70% melalui gerakan #BijakBerplastik. Selain menggandeng Octopus, telah meluncurkan Gerakan #Bijakberplastik pada 2018 sebagai wujud komitmen untuk mengolah sampah bekas kemasan di Indonesia.

Apa itu #Bijakberplastik? #Bijakberplastik merupakan komitmen yang dilakukan AQUA sebagai langkah nyata penyelesaikan masalah sampah plastik di Indonesia. Perwujudan komitmen #Bijakberplastik AQUA dilakukan melalui tiga langkah penting, dimulai dari pengembangan ekosistem pengumpulan sampah plastik, edukasi bagi konsumen untuk turut bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan dan inovasi atas kemasan yang digunakan. Hal ini dibuktikan dengan inovasi yang hadir sebagai bentuk nyata dari #Bijakberplastik AQUA untuk Indonesia yang lebih bersih. AQUA LIFE merupakan produk pertama di Indonesia, air mineral berkualitas yang dikemas dengan 100 % botol plastik daur ulang dan 100 % dapat didaur ulang, tanpa plastik baru, sehingga lebih ramah lingkungan. AQUA LIFE telah memenuhi kriteria SNI, serta dipastikan kehalalannya. AQUA LIFE dikemas melalui proses produksi tersertifikasi FSSC 2000, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Tidak hanya mengurangi sampah plastik, inovasi ini tentunya juga membantu mendorong ekonomi sirkular. Hal ini karena memiliki nilai ekonomis yang menguntungkan bagi pelaku industri daur ulang. Dengan hadirnya berbagai inovasi dari AQUA dan kerjasama dengan Octopus di Bandung, masyarakat lebih di mudahkan untuk mulai peduli lingkungan dengan memilah sampah dari rumah agar dapat didaur ulang melalui aplikasi Octopus untuk Indonesia yang lebih bersih dengan #BijakBerplastik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Berita Chelsea, Pemain Rp 2 M Per Pekan Kelelahan, Thomas Tuchel Kehilangan Trio Lawan Aston Villa
Next post Salah Satu Pelaku Penembakan Tokoh Agama di Tangerang Mengenakan Jaket Ojol Saat Beraksi